coretan malam untuk tuhan
aku tidak kaget kembali seperti ini, aku tidak marah dengan Tuhan apa yang sudah ia susunkan. terimakasih untuk membawaku bertamasya dengan pengalaman yang seru.
semua yang kita jalani sekarang pahit dan manisnya kehidupan itu cara allah memperkenalkan dirinya.
apakah bisa dibilang allah sedang menjatuhkan kita, jika kita diperintahkan mencium tanah untuk bersujud kepadanya, apakah puncak sholat itu ketika kita berdiri?
Justru ketika kita bersujud tersungkur mencium bumi itulah puncak sholat kita, ketika manusia merendahkan segala kesombongannya dan harus mencium bumi allah, kita sekarang sedang berada dipuncak kehidupan kita. Kesulitan ini adalah puncak terindah kehidupan yang kita alami.
memang pahit, sepahit lidah syuhada yang pucat menatap kilatan mata pedang ketika menebas lehernya
-NV